Senin, 13 Januari 2020

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH


TUGAS AKHIR MATA KULIAH FILSAFAT PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN
Dosen Pengampu Mata Kuliah :Prof. Dr. Marsigit, MA
A.    IDENTIFIKASI PERMASALAHAN FILSAFAT DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH
1.  Tidak  kurang dari 75 % (35 juta) peserta didik di  seluruh Indonesia secara terprogram dan teratur mempelajari  agama Islam untuk  diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataanya Pembelajaran  PAI secara umum belum dapat menghasilkan lulusan (outcome) seperti yang diharapkan.
2.  Adanya  kesenjangan / Kontradiksi antara harapan dengan kenyataan (tujuan dan hasil) yaitu antara penguasaan pengetahuan dan pengamalan agama Islam.
3.  Terdapat indikasi bahwa hasil PAI dalam aspek kognitif tidak selalu paralel dengan pengamalan ajaran dan nilai nilai agama Islam.
4. PAI di Sekolah belum efektif mengintegrasikan pengetahuan keagamaan siswa dengan pengamalannya,
5.    Fenomena   dekadensi moral yang terjadi dalam kehidupan remaja dan pelajar akhir-akhir ini Menjadi barometer penilaian akan kekurangan pendidikan agama di sekolah
6.   Pengembangan  kurikulum PAI selama ini cenderung lebih banyak ditentukan oleh kebijakan politik Pendidikan dari pada pertimbangan filosofis-pedagogis, sehingga berimplikasi pada formulasi kurikulum maupun implementasinya dalam proses pembelajaran.
7. Pendekatan saintific dalam Kurikulum 2013 diberlakukan kepada semua mata pelajaran termasuk pada mata pelajaran PAI pada semua jenjang. Salah satu  wujud yang tampak nyata penerapan metode saintifik muncul pada pedoman pengembangan RPP, yaitu sebagai EEK (Elaborasi, Eksplorasi dan Konfirmasi) yang harus muncul pada setiap kegiatan pembelajaran. Pertanyaan kemudian muncul, secara psikologis- filosofis apakah benar bahwa EEK dapat diterapkan untuk semua disiplin ilmu (termasuk ilmu-ilmu humaniora) Seperti Pada Mata Pelajaran PAI di Sekolah, Hal ini menjadi persoalan baru bagi  guru PAI dalam pelaksanaanya di sekolah.Sehingga mereka merasa kesulitaan dalam penerapanya terutama pada kasus pembelajaran Aqidah.
8.      Kurikulum 2013 masih memuat banyak persoalan controversial dan secara ontologis, pedagogis, psikologis dan empiris.
9.   Isu sentral dalam  menyusun materi kurikulum Pal yaitu yang   berkaitan dengan sumber yang dijadikan sebagai dasar menetapkan materi pelajaran,  ruang lingkup (skop) materi pelajaran, dan  sistematika urut-urutan (sekuens)  yang dinilai kurang  jelas dan terkesan mengulang ulang materi yang sama dan tidak mendalam.
10. Sehingga membuat peserta didik bosan dengan materi yang telah diberikan secara berulang ulang, namun disisi lain mereka tidak paham ajaran agama secara menyeluruh.
11.Selanjutnya ditinjau dari sumber belajar yang digunakan oleh guru selama ini praktek pembelajaran didominasi dengan Textbook oriented. Walaupun sudah disarankan agar terdapat variasi sumber belajar, tetapi belum secara eksplisit disebutkan pentinnya Pengembangan RPP dan LKS yang sesuai dengan paradigm Explorasi dan Membangun Hidup (Life Skill).
12. Demikian juga Walaupun sudah disebut pentingnya Portofolio dalam Penilaian, Namun Pada kenyataanya guru masih menjadikan test kognitif menjadi rujukan utama dalam menilai keberhasilan siswa dalam pembelajaran.
13.  Kompetesi guru PAI yang selama ini masih dinilai masih kurang, Hal ini dapat dilihat dari kedalaman materi yang di sampaikan dalam proses pembelajaran
14.  Metode  pembelajaran yang digunkan oleh Guru PAI   kurang berfariatif
15. Sarana prasarana pembelajaran masih sangat kurang serta Kerja sama orang tua dan pendidik dalam proses Pendidikan anak baik di rumah dan sekolah belum jerjalin baik.
B. BERDASARKAN PERMASALAH DIATAS MAKA PENULIS TERTARIK UNTUK MELAKUKAN PENELITIAN TERKAIT DENGAN :
1.  Pengembangan Assessment  Fortofolio  Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA
2.    Pengembagan Autentik Assessmemt Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Komputer.
3.   Model Pendidikan di Era Distrubsi ( Pendekatan Filosofis Imam Al Gazali dan Ibn Rusyd)
4. Model Pendidikan di Era Distrubsi (Explorasi Model Pendidikan Agama Islam di Berbagai Pusantren )
5.   Penerapan Logic Model dalam Evaluasi  Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REVIEW PERKULIAHAN FILSAFAT PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN

TUGAS AKHIR MATA KULIAH  REVIEW PERKULIAHAN  PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN Dosen Pengampu Mata Kuliah :Prof. Dr. Marsi...